Kamis, 04 Maret 2010
Mengenal si Manis Coklat
Cokelat berasal dari bahasa indian Aztec xocoatl yang artinya minuman pahit. Suku Aztec dan Maya di Mexico percaya bahwa Dewa pertanian mengirimkan cokelat yang berasal dari surga untuk mereka. Hernando Cortez yang berasal dari spanyol membawa cokelat ke negerinya dan mencampurkan cokelat dengan gula. Rasanya yang sedap membuat cokelat populer di negara Prancis, Inggris dan Belanda.
Pada tahun1765, Amerika Serikat mendirikan pabrik cokelat pertamanya di Massachustts. Sedangkan Swiss terkenal sebagai negara yang memiliki produk cokelat yang lezat dan berkualitas tinggi. Kini cokelat produk olahanhannya mudah dijumpai di seluruh belahan dunia.
Beberapa jenis cokelat tersedia di pasaran mulai dari minuman hingga makanan kecil yang menggunakan bahan cokelat dapat terbagi menjadi:
1. Dark Chocolate (COKELAT PEKAT)
Dark Chocolate memiliki kandungan biji cokelat (kakao) yang paling tinggi yaitu minimal 70 persen. Selain itu, dark chocolate tidak mengandung banyak dan tanpa lemak jenuh atau minyak sayur terhidrogenesi (HVO). Seperti namanya dark chocolate berwarna kehitaman.
2. White Chocolate (COKELAT PUTIH)
White chocolate memiliki 33 persen kandungan kakao. Sisanya adalah gula, susu dan vanila. Campuran inilah yang membuat tekstur cokelat menjadi berwarna putih.
3. Milk Chocolate (COKELAT SUSU)
Milk chocolate atau cokelat susu merupakan campuran kakao denagn susu dan ditambah gula. Cokelat jenis ini juga sangat digemari karena rasanya yang nikmat. Milk chocolate berwarna cokelat muda, lebih terang dari dark chocolate.
Anda sebaiknya berhati-hati dalam memilih cokelat . Sebab saat ini terdapat cokelat dengan kandungan kakao yang sanagt sedikit, yaitu kurang dari 20 persen. Kandungan lemak jenuh dan gula dalam cokelat ini sangat tinggi. Bhakan terkadang mengandung minyak sayur terhidrogenesi (HVO) sehingga dapat mengakibatkan kerusakan gigi dan gangguan kesehatan seperti diabetes. Jika inggin mencicipi sensasi kelembutan cokelat, pilihlah cokelat yang jelas kandungan dan kualitasnya.
Tips Meredakan Sakit Perut Secara Alami
mungkin rasa kesal yang datang mengikutinya serangan sakit ini. Sebenarnya banyak penyebab dari sakit perut, bisa karena anda makan terlalu cepat, makan terlalu banyak ataumakan masakan pedas, selain itu stres bisa juga jadi pemicu sakit perut. Tapi jangan khawatir, ada banyak obat yang bisa anda pilih untuk meredakan sakit perut tersebut. Tapi kalau anda penggemar pengobatan alami, coba siamak beberapa yang saya sarankan ini.
1. Jahe
herbal satu ini dipercayua dapat meringankan sakit perut jika perut anda melilit-lilit, anda bisa meminum teh jahe untuk meredakannya.
2. Teh Chamomile
bermanfaat untuk meredakan sakit perut, namun agak sulit mendapatkan teh ini tp anda jangan khawatir karena sekarang telah di jual di beberapa supermarket dalam bentuk kemasan.
3. Yogurt
membantu meringankan sakit perut. Saat bakteri jahat menyerang dan memebuat perut anda sakit, yogurt dengan kandungan bakteri baik dapat mengatasinya. Yogurt juga bekerja sangat baik sebagai laxative (pencahar) alami.
4. Peppermint
di percaya dapat membantu meringankan sakit perut. Jika tersedia anda bisa melarutkan peppermint oil dalam air hangat dan meminumnya atau bisa juga permen peppermintbisa sedikit membantu.
5. Minum Air Putih
minumlah air putih sebanyak-banyaknya. Air dapat membantu menyiram bakteri keluar dari sistem tubuh dan lalu mengeluarkan racun ini dari tubuh.
6. Berbaring
berbaringlah dan letakan kaki di tumpukan bantal, lalu pejamkan mata dan tarik nafas dalam-dalam, isi botol kaca dengan air hangat dan letakan diperut sembari anda berbaring.
Semoga tips ini membantu.
Sumber : KOMPAS
Sabtu, 27 Februari 2010
ARSITEKTUR PERBANKAN INDONESIA
Berpijak dari adanya kebutuhan blue print perbankan nasional dan sebagai kelanjutan dari program restrukturisasi perbankan yang sudah berjalan sejak tahun 1998, maka Bank Indonesia pada tanggal 9 Januari 2004 telah meluncurkan API sebagai suatu kerangka menyeluruh arah kebijakan pengembangan industri perbankan Indonesia ke depan. Peluncuran API tersebut tidak terlepas pula dari upaya Pemerintah dan Bank Indonesia untuk membangun kembali perekonomian Indonesia melalui penerbitan buku putih Pemerintah sesuai dengan Inpres No. 5 Tahun 2003, dimana API menjadi salah satu program utama dalam buku putih tersebut.
Bertitik tolak dari keinginan untuk memiliki fundamental perbankan yang lebih kuat dan dengan memperhatikan masukan-masukan yang diperoleh dalam mengimplementasikan API selama dua tahun terakhir, maka Bank Indonesia merasa perlu untuk menyempurnakan program-program kegiatan yang tercantum dalam API. Penyempurnaan program-program kegiatan API tersebut tidak terlepas pula dari perkembangan-perkembangan yang terjadi pada perekonomian nasional maupun internasional. Penyempurnaan terhadap program-program API tersebut antara lain mencakup strategi-strategi yang lebih spesifik mengenai pengembangan perbankan syariah, BPR, dan UMKM ke depan sehingga API diharapkan memiliki program kegiatan yang lebih lengkap dan komprehensif yang mencakup sistem perbankan secara menyeluruh terkait Bank umum dan BPR, baik konvensional maupun syariah, serta pengembangan UMKM.
Valuta Asing
Save Deposit Box
Safe Deposit Box
Layanan Safe Deposit Box adalah jasa penyewaan kotak penyimpanan harta atau surat-surat berharga yang dirancang secara khusus dari bahan baja dan ditempatkan dalam ruang khasanah yang kokoh, tahan bongkar dan tahan api untuk memberikan rasa aman bagi penggunanya.
Bank Card (Kartu kredit)
Bank card atau lebih populer dengan sebutan kartu kredit atau juga uang plastik. Kartu ini dapat dibelanjakan di berbagaf tempat perbelanjaan atau tempat-tempat hiburan. Kartu ini juga dapat digunakan untuk mengambil uang tunai di ATM-ATM yang tersebar diberbagai, tempat yang strategis. Kepada pemegang kartu kredit dikenakan biaya iuran tahunan yang besarnya tergantung dari bank yang mengeluarkan. Setiap pembelanjaan memiliki tenggang waktu pembayaran dan akan dikenakan bunga dari jumlah uang yang telah dibelanjakan jika melewati tenggang waktu yang telah ditetapkan.
pengertian kredit
Pengertian kredit mempunyai dimensi yang beraneka ragam, dimulai kata kredit yang berasal dari bahasa Yunani “credere” yang berarti Kepercayaan.
Dalam arti yang lebih luas Pengertian Kredit adalah :
Kemampuan untuk melaksanakan suatu pemberian atau mengadakan suatu pinjaman dengan suatu janji pembayarannya akan dilakukan pada suatu jangka waktu yang disepakati.
UU RI NO.7 Tahun 1992 tentang perbankan menyatakan bahwa Kredit adalah penyediaan uang atau tagihan yang dapat dipersamakan dengan itu berdasarkan persetujuan atau kesepakatan pinjam-meminjam atara bank dengan pihak lain, yang mewajibkan pihak pinjam meminjam untuk melunasi hutangnya setelah jangka waktu tertentu dengan sejumlah bunga imbalan atau pembagian hasil keuntungan.
Kredit perbankan dapat diklasifikasikan berdasarkan berdasarkan beberiapa kreteria yaitu :
1.1. Jangka Waktu Kredit
Kreteria kredit berdasarkan jangka waktu dapat dibagi menjadi dua golongan yaitu :
- Kredit jangka pendek
Kredit yang memiliki jangka waktu maksimum satu tahun. Misalnya untuk membiayai modal kerja, pembiayaan musiman.
- Kredit jangka panjang
Kredit yang jangka waktunya lebih dari satu tahun, contohnya adalah kredit investasi
1.2. Sifat penggunaan dana
Pada kredit revolving pinjaman yang telah dilunasi masih dapat ditarik kembali maka sifat pemakaian dana jenis kredit ini adalah “ naik-turun” sesuai dengan kebutuhan debitur.
Ciri dari kredit Revolving adalah :
· Debitur diberi suatu plafond/limit kredit tertentu dan plafon tersebut merupakan jumlah dana maksimum yang dapat ditarik.
· Kebutuhan dana tegantung dari cash flow ( arus kas )
· Umumnyan termasuk kredit jangka pendek ( minimun 1 Tahun ) dan dapat diperpanjang
· Penarikan dapat juga bertahap atau sekaligus demikian juga pelunasannya.
Kredit tidak dapat ditarik secara berulang –ulang.
Ciri-ciri kredit non revolving adalah :
- Penarikan dana dapat dilakukan secara langsung dan sekaligus.atau secara bertahap sesuai perjanjian(umumnya penarikan dilakukan secara sekaligus)
- Pelunasan pinjaman dapat dilakukan secara bertahap atau sekaligus sesuai perjanjian.
- Debitur tidak dapat menarik dana yang telah dilunasi dengan demikina outstanding pinjaman akan terus menurun
- Dari sudut jangka waktunya kredit ini merupakan kredit jangka pendek atau jan gka panjang.
1.3. Tujuan penggunaan dana
Kreteria kredit penggunaan dana dapat dibagi menjadi :
1.3.1. Kredit modal kerja ( working capital loan):
Kredit modal kerja ( working capital loan) kredit yang diberikan untuk membiayai kegiatan usahanya atau perputaran modal misalnnya pemberian barang dagangan dan lainnya. Sifat penggunaan dana dapat revolving dan non revolving.jenis kreditnya pinjaman aksiet (dl) ,PRK ( OD) bisa juga term loan ( TL ) . Umumnya jangka waktu kredit kurang atau sama dengan satu tahun.
1.3.2. Kredit investasi( investment Loan)
Kredit yang diberikan utnuk pembiayai pembelian aktiva tetap ( misalnya tanah,banguan, mesin,.kendaraan) untuk pemproduksi barang dan jasa utama yang diperlukan guna relokasi, ekspansi,modernisasi,usaha ataun pendirtian usaha baru. Sifat penggunaan dana non revolving, jenis kredit TL. TL dengan grace periode atau kentraction loan dan umunya jangka waktu kredit lkebih dari saru tahun.
1.3.3. Kredit konsumsi ( consumer loan )
Kredit yang diberkan bank untuk membiaya pembeluan barang, yang tujuannya tidak untuk usaha tetapi untuk penmakain pribadi, sifat menggunaan dananya non revolving dan jenis kredit pada umumnya term loan, KPR, car loan,
1.4. Cara penarikan / pembayaran kembali kredit
Ada dua sistem penarikan dan pengembalian kredit yait:
artinya penarikan dan kredit dapat dilakukan setiap saat selama periode kredit masih berlaku dengan pembeitahuan kepada pihak bank sedangkan untuk pembayaran/pelunasan pinjaman dapat dilakukan setiuap saat tanpa jadwal tertentu.
Penarikan dana kredit yang telah ditentukan
Pembayaran/pelunasan jadwal tertentu:
Pembayaran dengan sistem angsuran bulanan
- Sistem angsuran tetap bulanan;
Angsuran yang jumlahnya tetap tiap bulan terdiri dari angsuran pokok dan bunga (anuated)
- Sistem angsuran pokok tetap bulanan:
Angsuran bulanan yang tertdiri dari angsuran pokok yang besarnya tetap selama jangka waktu kredit dan bunga yang besarnya dihitung dari pokok yang belum lunas.
- Pembayaran dengan sistim bertahap:
Sistem pembayaran yang jangka waktu pembayaran pokok dan bunganya diatur secara khusus.
1.5. Sifat Suku Bunga
Tingkat suku bunga yang dapat berubah-ubah dan tergantung dari kondisi pasar (base rate)
Tingkat suku bunga yang tidak akan berubah, sejak negosiasi pertama kali sampai jatuh waktu kredit yang telah ditentukan.
1.6. Jenis-jenis kredit
Jenis-jenis kredit yang secara umum dapatdiberikan oleh bank antara lain ;
1.6.1. Pinjaman Rekening koran (PRK)
Adalah pinjaman revolving jangka waktu (satu tahun) yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat tanpa pemberitahuan terlebih dahulu kepada pihak bank dengan mempergunakan cek, bilyet giro atau alat perintah pembayaran lainnya. Tujuan PRK adalah untuk membiayai modal kerja.
Perhitungan bunga dilakukan secaha harian berdasarkan saldo akhir bulan, total bunga selama satu bulan akan dibayar pada akhir bulan.
Rumus Bunga = saldo x rate
360
keterangan :
bunga : bunga pinjaman yang dibayar pada tanggal tertentu
saldo : saldo debet (o/s) tanggal yang bersangkutan
rate : suku bunga per tahun
Pinjaman Aksep (DL) adalah pinjaman revolving jangka pendek (satu tahun) yang penarikannya dapat dilakukan dengan pemberitahuan terlebih dahulu kepada pihak bank. Tujuan pinjaman ini adalah untuk membiayai modal kerja.
Setiap akan mendropping dana, debitur harus menandatangani surat aksep (surat pengakuan hutang), jumlah maksimum penarikan ditentukan oleh plafond limit yang diberkan.
Perhitungan bunga dilakukan sesuai dengan lamanya pemakaian dana oleh debitur.
Rumus :
Bunga = saldo x rate x hari
360
keterangan :
Bunga : bunga pinjaman yang dibayar pada tanggal tertentu
Saldo : saldo debet (o/s) tanggal yang bersangkuta
Rate ; suku bunga per tahun
Hari : jumlah hari pemakaian dana
Ada fasilitas anjak piutang ini adalah piutang debitur (yang belum jatuh tempo) dijual kepada bank dan bank akan memberi dana sampai sekian persen.
Difasilitas anjak piutang ini terdapat tiga pihak yang terlibat :
Factor : yaitu pihak yang mengambil alih piutang atau pembeli piutang.
Client : yaitu pihak yang menjual piutang
Debtor ; ini merupakan pihak yang memiliki hutang kepada client dan merupakan objek transaksi anjak piutang.
Adalah pinjaman komersial/modal kerja dimana dananya berasal dari beberapa bank atau pembiayaan secara bersama oleh beberapa bank. Pinjaman ini dapat merupakan pinjaman investasi untuk membiayai suatu proyek (misalnya pembangunan hotel, pusat pertokoan dan lain-lain) atau untuk membiayai kebutuhan modal kerja.
Bank yang tergabung dalam pinjaman sindikasi ini ada yang bertugas sebagai :
Lead bank yaitu pihak yang menyediakan dana dalam porsi besar dalam sindikasi tersebut dibandingkan dengan lainnya juga segabai pengelola kegiatan sindikasi tersebut baik dalam hubungan dengan debitur maupun terhadap peserta sindikasi lainnya.
Participant bank yaitu bank yang menjadi anggota sindikasi dan bertugas hanya menyediakan dana saja.,
Adalah pinjaman non revolving yang dipergunakn untuk membiayai investasi aktiva tetap (alat yang tidak habis dipergunakan untuk satu siklus usaha). Pencairan dananya dapat dilakukan secara sekaligus atau bertahap sesuai dengan jadwal yang ditetapkan sejak dari awal dengan menyerahkan surat aksep senilai dana yang ditarik. Pembayaran kembali dilakukan dengan angsuran, baik dengan grace perio, pembayaran hanya mencakup bunga saja, sedangkan angsuran pokok dan bunga dimulai setelah grace period berakhir.
Perhitungan Cicilan dan /Bunga Kredit
1.7. Perhitungan Bunga Kredit
Dalam melakukan perhitungan bunga kredit, dapat dilakukan dalam 2 bentuk :
Pengertian flat adalah bahwa bunga pinjaman selalu dihitung dari pokokawal pinjaman. Dengan demikian jumlah bunga yang dibayar setiap bulan adalah sama.
Rumus perhitungan :
Angsuran : Pokok + ( Pokok x Bunga x tahun)
Bulan
Keterangan :
Angsuran : jumlah angsuran per bulan
Pokok : pokok awal pinjaman
Bunga : suku bunga pinjaman flat per tahun
Tahun : jangka waktu pinjaman dalam tahun
Bulan : jangka waktu pinjaman dalam bulan
1.7.2. Perhitungan bunga efektif (anuitas) :
Pengertian efektif/anuitas ini adalah bahwa bunga pinjaman selalu dihitung dari sisa pokok pinjaman dengan demikian jumlah bunga yang dibayar dari bulan ke bulan adalah berbeda (semakin kecil) karena seiring dengan cicilan yang dilakukan sisa pokok pinjaman akan berkurang.
Rumus perhitungan :
Bunga angsuran : Sisa Pokok x bunga x 1
12
Keterangan :
Bunga angsuran ; bunga bulan yang bersangkutan
Sisa pokok : sisa pokok pinjaman
Bunga : suku bunga pinjaman efektif per tahun
Sebenarnya suku bunga flat merupakan hasil konversi dari suku bunga effektif, suku bunga pinjaman yang sebenarnya adalah effektif/anuitas. Dalam prakteknya suku bunga yang diberikan kepada debitur umumnya adalah suku bunga flat karena ;
Selalu terlihat lebih kecil dari pada suku bunga effektif/anuitas.
Perhitungan cicilan per bulan akan jauh lebih mudah dengan menggunakan suku bunga flat dibandingkan dengn suku bunga effektif.
Lebih muda menerangkan perhitungan dengan system flat dibandingkan system efektif. Komunikasi antara bank dengan calon debitur dapat diperlancar.
Rumus perhitungan cicilan kredit :
Siste cicilan dapat dibagi menjadi dua tahap :
Sistem in arrear yaitu pada sistem ini cicilan pertama baru dilakukan satu bulan setelah pengikatan kredit.
Menghitung cicilan in arrrear :
Angsuran : Pokok x Rate
1-1/(1+Rate)n
Keterangan :
Angsuran : angsuran per bulan
Pokok : pokok awal pinjaman
Rate : suku bunga effektif per bulan (dlm persen)
N : jumlah bulan cicilan
Menghitung cicilan in advance adalah :
Angsuran : (Pokok – angsuran) x rate
1-1/(1+rate) (n-1)
keterangan :
angsuran : angsuran per bulan
pokok : pokok awal pinjaman
rate ; suku bunga efektif per bulan (%)
n : jumlah bulan cicilan
Rumus untuk menghitung konversi bunga effektif ke bunga flat adalah :
Flat : (angsuran x N) – Pokok x 100 %
Pokok x tahun
Keterangan :
Flat : suku bunga pinjaman flat dalam persen/tahun
Angsuran : jumlah cicilan per bulan
Pokok : pokok awal pinjaman
N : jumlah bulan pinjaman
Tahun : jumlah tahun pinjaman
